Jakarta - Ribuan orang masih mencari tiket pertandingan Indonesia-Filipina besok. Panitia menyatakan, masih tersedia enam ribuan tiket yang bisa diperebutkan suporter pada hari pertandingan.
Hal itu dikatakan ketua panitia lokal (LOC) Joko Driyono mereaksi kacaunya manajemen tiket Piala AFF 2010 yang dipusatkan di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Kekacauan itu terjadi khususnya sejak kemarin, ketika ribuan orang antre sejak pagi sampai malam hari untuk membeli tiket semifinal kedua Indonesia-Filipina, yang akan digelar hari Minggu (19/12) besok.
Kekacauan itu terjadi lagi hari ini, setelah panitia meliburkan servis penjualan. Akibatnya, suporter kesal dan melakukan aksi vandal di kantor PSSI. Pagar dan papan nama organisasi dirusak, bendera PSSI pun dibakar.
Sebuah mobil operasional PSSI nyaris pula jadi sasaran amuk massa, sedangkan beberapa pintu masuk stadion sempat dijebol.
Sebagai solusi, panitia memberi kupon kepada suporter yang datang hari ini untuk dijadikan prioritas pembelian besok.
Dalam penjelasannya kepada wartawan, Joko mengatakan bahwa pihaknya meniadakan aktivitas penjualan tiket hati ini karena sudah melakukannya selama tiga periode, yakni 14, 15 dan 17 Desember.
"Kami juga harus mempersiapkan diri untuk besok karena akan ada penukaran tiket dan Presiden SBY datang. Kami bermaksud menghindari chaos kalau hari ini juga melayani pembelian tiket, karena besok pun akan ada. Masih sekitar enam ribu yang tersedia untuk suporter," ujarnya.
Ditanya soal minimnya loket tiket yang hanya dua, ia berdalih supaya penonton yang bisa masuk stadion terkontrol, karena alokasi hanya 7-0 ribu.
"Kalau loket lebih dari dua, kita akan sulit melakukan sinkronisasi dalam waktu singkat. Nantinya jumlah penonton bisa melebihi kapasitas stadion," tukasnya.
Besok loket di GBK akan dibuka mulai jam 9 pagi.
( a2s / a2s )
Saturday, December 18, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment